Header Ads

Babinsa Ke Pintu Air Irigasi Yang Penuh Sampah Anorganik



Aceh Besar – Saluran irigasi merupakan sarana penghubung antara sumber air dan petak tanah pertanian atau persawahan.

Irigasi juga merupakan upaya yang dilakukan manusia untuk mengairi lahan pertanian, apabila tidak ada irigasi tentu saja para petani tidak akan dapat mengolah lahan sawahnya secara maksimal.

Maka dari itu, Babinsa Koramil 18/Ingin Jaya Kodim 0101/BS Sertu Iskandar Marhab dan Serda Hasanuddin bersama dinas terkait  melaksanakan pembersihan sampah-sampah yang ada di saluran pintu air irigasi yang terletak di Gampong Meunasah Kalud Kecamatan Ingin Jaya Kabupaten Aceh Besar, karena penuh dengan tumpukan sampah sehingga mengganggu saluran irigasi di pintu air, Rabu (09/12/2020).

Kegiatan gotong-royong dalam rangka pembersihan sampah di pintu air ini merupakan inisiatif Babinsa serta didukung oleh Kechik dan warga masyarakat dan dinas terkait.

Di sela-sela kesibukannya mereka saling bercanda sebagai wujud keakraban dan kemanunggalan antara TNI dengan Rakyat.

Babinsa Sertu Iskandar Marhab mengatakan, kegiatan tersebut merupakan salah satu upaya untuk mensukseskan pertanian dalam mengoptimalkan sistem irigasi yang ada dengan baik agar pengairan di sawah berjalan lancar dan tercukupinya suplai air," ujarnya.

 Ia menambahkan, untuk masyarakat harus menjaga lingkungan, dengan tidak membuang sampah sembarangan, terbukti pintu air irigasi tersumbat penuh dengan sampah bekas manusia (anorganik) karena, keberhasilan di bidang pertanian khususnya padi  sangat dipengaruhi oleh lancar dan tercukupinya proses pengairan.

“Saluran irigasi sebagai penyedia bahan baku air bagi pertanian harus terus dijaga kelancarannya, sehingga sektor pertanian mampu mendongkrak kesejahteraan para petani, khususnya petani yang ada di wilayah Kabupaten Ingin Jaya,” tandas Serda Hasanuddin.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.