Babinsa Koramil 10/Peukan Bada Himbau Nelayan Waspada Cuaca Ekstrem.
Aceh Besar — Musim angin
kencang dan cuaca tak menentu tengah melanda wilayah pesisir Aceh Besar dan
Banda Aceh. Kondisi ini mendorong Babinsa Koramil 10/Peukan Bada Kodim 0101/KBA
untuk turun langsung ke lapangan, menyambangi warga Desa Lam Awee, khususnya
para nelayan, guna menyampaikan imbauan penting soal keselamatan saat melaut.
Senin(14/07/2025)
Dalam kegiatan komunikasi
sosial (komsos) yang berlangsung Sertu Ansar, Babinsa Peukan Bada memberikan
pesan yang hangat namun tegas: “Keselamatan lebih penting dari hasil tangkapan.”
Ia mengingatkan agar para
nelayan tidak memaksakan diri untuk melaut saat cuaca ekstrem sedang terjadi,
karena risiko tinggi yang bisa membahayakan nyawa. Selain itu, ia juga
menyarankan agar nelayan lebih aktif memantau informasi prakiraan cuaca dari
BMKG atau aparat setempat sebelum memulai aktivitas di laut.
“Kita semua paham, laut
adalah sumber penghidupan. Tapi keselamatan juga tidak bisa ditawar. Kalau
angin dan ombak sedang tinggi, sebaiknya ditunda dulu,” ujar Sertu Ansar.
Warga menyambut baik
imbauan tersebut. Banyak di antara mereka merasa diperhatikan dan merasa lebih
aman dengan adanya pengawasan dan perhatian dari aparat TNI di tengah kondisi
cuaca yang sulit diprediksi.
“Kadang kita ragu mau
berangkat atau tidak. Tapi setelah ada penjelasan dari Pak Babinsa, kami jadi
lebih tenang dan tahu apa yang harus dilakukan,” ungkap Pak Syamsul, salah
seorang nelayan yang hadir dalam komsos tersebut.
Kegiatan ini menjadi bukti
nyata bahwa kehadiran TNI di tengah masyarakat bukan hanya untuk pengamanan,
tetapi juga sebagai pengayom dan pelindung rakyat, terutama di saat-saat
genting seperti perubahan cuaca ekstrem yang bisa datang sewaktu-waktu.
Dengan sinergi antara Babinsa dan warga pesisir, diharapkan seluruh aktivitas masyarakat, khususnya para nelayan, dapat berjalan lebih aman dan tetap produktif meski di tengah tantangan alam.

Post a Comment