MENGINTIP BUDAYA BAHARI WARISAN LELUHUR
Aceh Besar- "Nenek moyangku seorang pelaut, gemar mengarung luas samudera".
Petikan
lagu tersebut bukan saja isapan jempol belaka, namun terimplementasi dengan
masih terdapatnya berbagai aktivitas dan kreasi seni bahari tempo dulu yang
terpelihara dengan baik di wilayah Kec Peukan Bada Kab Aceh Besar.
Letak Geografis yang sebagian
besar adalah pesisir pantai, menjadikan wilayahnya berorientasi kepada laut dan
sangat layak dibina untuk dijadikan potensi pertahanan matra darat.
Merujuk akan hal itulah,
Sertu Hesdin Yanto Mamonto sebagai Babinsa Koramil 10/Peukan Bada Kodim 0101/BS
terus memelihara budaya lokal tersebut dengan melaksanakan Komunikasi Sosial
bersama pengrajin Perahu Tradisional di Desa Lamteh Kec Peukan Bada Kab Aceh
Besar, Kamis (25/03/2021).
Keahlian membuat Perahu
Tradisional yang biasanya digunakan nelayan untuk melaut kini sangat jarang
ditemui, namun demikian permintaan terhadap produknya terus dibutuhkan,
sehingga dibutuhkan pelatihan dan sumber daya manusia yang konsisten untuk
terus menjaga agar seni tempah Tradisional warisan nenek moyang kita tidak
hilang.
Desakan
industri perahu modern tak membuat Bang Udin gentar untuk tetap memproduksi
perahu tradisional dan ini semua budaya bahari warisan leluhur yang harus tetap
lestari. "Terima kasih Babinsa atas dukungannya, ditengah
tergerusnya budaya lokal oleh modernisasi zaman" ucap Bang Udin
tukang pembuat perahu.
"Sama sama pak,
pelihara dan generasikan keahlian ini sehingga tidak musnah di masa akan
datang" sahut Sertu Hesdin,

Post a Comment